Saturday, November 22, 2008

Kabupaten Muna - Sekilas


01. Berdiri Tanggal
Tahun pembentukan Kabupaten Muna yaitu - .
02. Luas Wilayah
Luas daratan kabupaten Muna seluas 4887 km2 atau 488.700 Ha

03. Kecamatan

* Kecamatan Tiworo Tengah
* Kecamatan Pasir Putih
* Kecamatan Kabangka
* Kecamatan Maginti
04. Bupati
Ridwan, BAE

05. Jumlah Penduduk
Berdasarkan hasil registrasi penduduk akhir tahun 2005, penduduk kabupaten Muna berjumlah 304.753 jiwa.

06. Iklim
Kabupaten muna pada umumnya beriklim tropis dengan suhu rata rata antara 25º C – 27º C.


Arti Lambang:

1. Perisai melambangkan bahwa Pemerintah Daerah adalah berkewajiban mengayomi masyarakat.
2. Warna dasar kuning adalah warna yang telah ditetapkan dalam Lambang Provinsi Sulawesi Tenggara bahwa kuning adalah Kabupaten Muna.
3. Pinggir Perisai (perisai) warna hitam adalah melambangkan keteguhan orang Muna yang dilandasi keyakinan yang tinggi.
4. Pinggir Perisai (perisai) warna putih melambangkan kesucian hati terhadap dasar negara pancasila dan UUD 1945.
5. Perisai warna biru melambangkan bahwa Kabupaten Muna adalah daerah kabupaten yang banyak menghasilkan hasil-hasil laut.
6. Bintang berwarna kuning adalah salah satu sila pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa melambangkan Ketaqwaan Kepada Allah SWT, ketinggian cita-cita orang Muna.
7. Tulisan Kabupaten Muna warna kuning emas adalah suatu kehormatan terhadap Negeri/Daerah Kabupaten Muna, dimana nilai-nilai budaya Kabupaten Muna tetap terpatri dalam hati orang Muna, tak akan padam sepanjang masa.
8. Bunga kapas dan padi yang terikat kuat oleh seutas tali dan berhiaskan pita putih dengan tulisan “WITE BARAKATI” warna merah :
* Bunga kapas 17 buah melambangkan 17 Agustus.
* Butir padi 45 butir melambangkan tahun kemerdekaan 1945.
* Bunga + kapas melambangkan sandang-pangan atau kesejahteraan sosial.
* Wite Barakati, suatu sumbangan keseluruhan yang digali dari nilai sejarah terbentuknya daratan Pulau Muna.
* Yaitu asal mula terjadinya Pulau Muna dari pecahan kabut yang disebut filiyin yang telah pijar, merupakan suatu batu NUQTHAH adalah titik bah yang penuh berkah dari takdir allah SWT masyarakat Kabupaten Muna menyebutnya Kabarakatino Witeno Wuna. Warnah merah melambangkan seluruh masyarakat Muna memiliki semangat hidup.
9. Lingkaran tali berjumlah 60 lilitan melambangkan :
* Tali persatuan yang bersifat kekeluargaan dalam lingkaran masyarakat Muna.
* Tali persatuan dalam masyarakat Muna yang berwawasan kebangsaan nasional.
* 60 lilitan melambangkan tahun 1960 terbentuknya Kabupaten Muna.
10. Pohon jati, melambangkan hasil utama Kabupaten Muna yang sangat terkenal di dunia internasional. Jati merupakan identitas Kabupaten Muna, baik nasional maupun regional, serta merupakan jaminan secara ekonomi dan politik ketika pembentukan.
11. Kontukowuna merupakan suatu keajaiban alam, dimana bunga karang tersebut tumbuh didaratan pegunungan. Bagi orang Muna kontukowuna merupakan suatu batu bunga yang mendapat mujizat dari Allah SWT, dan hanya terdapat di pulau Muna (dekat dengan perahu Sawerigadi di kontukowuna).
12. Benteng melambangkan kerajaan di Muna pada masa lalu yang memiliki nilai kejuangan kepahlawanan dan heroisme dengan mendirikan benteng-benteng pertahanan.
* Benteng Ereke di Kulisusu
* Benteng Wadulao di Wasolangka
* Benteng Tiweoro di Kambara
* Benteng Kota Muna di Kota Muna
* Lasiapanu di Tewehu
* Waobu di Marobea, serta benteng-benteng lainnya
13. Warna hijau, biru muda dan coklat melambangkan hasil hutan tambang, mineral dan seluruh kandungan yang ada didalamnya.
14. Bahutara Bahtera adalah suatu symbol realisme bagi ekspedisi Sawerigadi (Sawerigadi) yang terdapat di daratan Muna, Sawerigadi (Sawerigading) dapat dilihat di atas sebuah batu besar menyerupai perahu tak jauh dari Kota Muna. Ekspedisi sawerigading merupakan cikal bakal lahirnya comuniting orang Muna.

read full-post,..

Peta Sultra



read full-post,..

Pariwisata Sultra


Pariwisata Kabupaten Muna

Danau Napabale
Danau Napabale ini sangat indah dan tenang, terletak bersebelahan dengan pantai laut lepas, berair asin dan dihubungkan oleh suatu terowongan berpenampang 16 meter persegi dengan laut lepas. Sebuah terowongan dengan penampang 16 meter2 menghubungkan mangkuk porselin yang berair jernih dan hijau kebiruan ini dengan laut lepas. Bongkahan-bongkahan batu karang berselimutkan pepohonan hijau mencuat di permukaan air, melingkari sekeliling danan berair asin ini. Di air jernih dan sejuk ini, wisatawan dapat memuaskan hobi berenang. Jika wisatawan senang berperahu, tukang perahu yang ada disekitar danau siap mengantar wisatawan berkeliling menikmati panorama danau, lalu ke pantai laut lepas melalui terowongan karang. Sebelum air pasang menutupi mulut terowongan, wisatawan sudah harus kembali berada di danau.

Gua Liang Kobori
Liang Kobori yang berarti "Gua Bertulis" merupakan sebuah gua dengan lebar 30 meter dan tinggi bervarisi antara 2 sampai dengan 5 meter serta memiliki total kedalaman sekitar 50 meter. Gua ini menyimpan berbagai misteri kehidupan masyarakat prasejarah suku Muna yang tergambar pada 130 situs aneka goresan berwarna merah pada dinding gua bagian dalam. Goresan-goresan tersebut masih tetap terjaga keasliannya, terutama bentuk dan kecermelangan warnanya yang hingga saat ini masih merupakan sebuah misteri tentang bahan tinta yang digunakan. Misteri peninggalan sejarah ini menanti kedatangan wisatawan yang gemar terhadap penelitian kepurbakalaan serta penjelajahan keaslian alam.

Atraksi Adu Kuda
Mungkin Pulau Muna adalah satu-satunya tempat di dunia di mana anda dapat menyaksikan adu kuda jantan yang memperebutkan kuda betina yang sangat seru dan memukau yang sering dilakukan pada setiap perayaan yang melibatkan masyarakat. Pertarungan diawali dengan menukarkan betina dari masing-masing kuda jantan oleh seorang pawang guna membangkitkan emosi dari masing-masing kuda jantan. Seiring dengan bangkitnya emosi, kedua kuda jantan tersebut saling menerjang dengan kaki depan terangkat, leher tegak, geraham gemeretak dan moncong saling memagut mencari sasaran serangan. Suatu atraksi yang cukup mendebarkan, mencekam, menantang sekaligus menyenangkan. Dalam filosofi suku Muna, atraksi kuda mengandung makna bahwa hak dan tanggung jawab adalah segala-galanya, walaupun nyawa jadi taruhannya. Filosofi inilah yang dianut dalam kehidupan masyarakat suku Muna yang secara formal diabadikan pada lambang Daerah Kabupaten Muna.


Desa Masalili terletak ± 8 km dari Kota Raha. Sebagian besar penduduknya hidup dari usaha menenun kain secara tradisional. Cara menenun ini telah diwariskan sejak ratusan tahun yang lalu secara turun temurun. Kain tenunan ini terdiri atas berbagai macam corak dan warna yang memiliki seni dan budaya Muna. Sehelai kain dapat digunakan sebagai sarung adat atau dimodifikasi menjadi stelan busana dan berbagai macan souvenir.

Layangan Tradisional "Kaghati"
Kabupaten Muna terkenal dengan layangan tradisionalnya. Layangan ini terbuat dari bahan-bahan alami yaitu dari daun kolope (ubi hutan), bamboo rami dan benang dari serat daun nenas hutan. Untuk menghubungkan bahan satu dengan lainnya digunakan bahan penisik dari kulit bambu yang diruncingkan. Sebagai penyeimbang layangan, digunakan dua bandulan pada kiri kanan sayap layanan menggunakan kayu berukuran kecil. Layangan tradisional Muna ini telah mendapat peringkat sebagai layangan paling alami. Di tahun 1996 dan 1997, layangan tradisional Muna ikut serta sebagai salah satu peserta pada kompetisi layangan bertaraf internasional.

Tradisi Karia
Dalam adat suku Wuna (Muna), setiap anak perempuan yang akan memasuki usia remaja diwajibkan menjalani tradisi pingitan (Karia) selama empat hari empat malam atau dua hari dua malam, tergantung kesepakatan antara penyelenggara Karia dengan pomantoto. Tradisi ini bertujuan untuk membekali anak-anak perempuan dengan nilai-nilai etika, moral dan spiritual, baik statusnya sebagai seorang anak, ibu, istri maupun sebagai anggota masyarakat. Sesuai proses pingitan, diadakanlah selamatan dengan mengundang sanak keluarga, kerabat dan handai taulan. Dalam prosesi selamatan ini digelar Tari Linda yang menggambarkan tahap-tahap kehidupan seorang perempuan mulai dari melepaskan masa kanak-kanak lalu memasuki masa remaja, kemudian masa dewasa dan siap untuk mengarungi bahtera rumah tangga.
read full-post,..

Monday, November 17, 2008

Indonesia Book Fair 2008



Indonesia Book Fair adalah pameran industri penerbitan buku bertaraf Internasional yang diselenggarakan satu tahun sekali. Setiap tahun pameran ini diikuti oleh kalangan penerbitan, toko buku & agen, pengguna, penulis, ilustrator, komunitas pendidikan maupun masyarakat pada umumnya.

Indonesia Book Fair yang ke 28 akan diadakan tanggal 12-16 November 2008. Acaranya itu bertempat di Main Lobby & Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Senayan. Dari jam 10.00 - 21.00 Wib dan diikuti lebih dari 100 vendor. Bertemakan “The Heritage Of Minang”, Book Fair kali ini memiliki berbagai acara menarik:
* Book Launching
* Book Review
* Book Signing
* Talkshow
* Mini LIbrary
* Best Seller Book Corner
* Painting on T-shirt
* Pementasan Seni Kebudayaan Propinsi Sumatra Barat
* Storytelling untuk anak-anak
* Kids Creativity Corner
* Sumbangan Buku untuk Propinsi Sumatra Barat
* Lomba Menggambar & Mewarnai untuk anak-anak
* dll

Yang istimewa pada IBF 28 ini, Goodreads Indonesia diundang untuk mengisi acara pada pertama pameran, yakni hari Rabu, 12 November 2008 jam 18:00-18:45 dan jam 20:00-20:45 WIB.
Akan ada 2 pembahasaan oleh Goodreads :
18:00-18:45 WIB
Session I: “Komunitas Pembaca dan Manfaatnya buat Dunia Perbukuan Indonesia”
20:00-20:45 WIB
Session II: “Baca Itu Seru: Menuju Pembaca Aktif”

C You there guys!
read full-post,..

Sinopsis Buku



“Cintamu adalah nasibku. Sejak kita bertemu dan hidup bersama, apa yang ditetapkan cinta adalah nasibku….”

Cinta terkadang hanya manis di angan-angan, namun pahit dalam kenyataan. Setidaknya, begitulah yang dirasakan oleh Mirfat. Sebelum menikah, Mifat begitu gigih membela cintanya dan Hasan, kekasihnya. Ia amat mengagumi Hasan—segalanya tentang Hasan…. Hasan adalah segala impiannya, gairah hidupnya, udara dalam tiap tarikan napasnya…. Namun pernikahan membuyarkan segala impian Mirfat. Pernikahan menampakkan wajah asli cintanya dan Hasan.

Mirfat mencintai Hasan. Namun Hasan hanya membuatnya hidup dalam cinta kala mereka berada di ranjang, ketika ia berada dalam pelukan Hasan. Selebihnya, Mirfat merasa ditinggalkan di suatu dunia dan Hasan sendiri menjauh untuk hidup di dunia lain. Mirfat banyak menanggung beban, menanggung dan menanggung….

Namun, ada hal-hal yang tak dapat ditanggungnya. Hal-hal yang tak sanggup ia penuhi, kendati harus mengorbankan cinta dan segala impiannya….

Penulis

Ihsan Abdul Quddous lahir di Kairo pada 1 Januari 1919. Namanya patut disejajarkan dengan para novelis besar seangkatannya seperti Taufik el Hakim, Naguib Mahfouz, ataupun Youssef Idris. Tidak kurang dari 49 novelnya telah diangkat ke layar lebar. karya-karyanya pun telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, antara lain bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Ukraina, Cina, dan Indonesia. Ia meningggal dunia pada 11 Januari 1990.
read full-post,..